entah semenjak semalam hidupku terasa kembali kemasa lalu,
semua kenangan, semua kesedihan, semua kerinduan...
menjadi tetes-tetes air mata yang mengalir di wajah ini,
deras membuka sebuah luka kecil, didalam diri ini yang sudah jauh tersimpan dilubuk hati terdalam
luka kecil ini kembali terbuka, membuat satu penyesalan terhadap cita-cita kecil yang ku ingin kan
luka kecil ini kembali terbuka, ketika harapan dan semangat yang ku bangun tersentak oleh satu kata kecil
luka kecil ini sedikit membuat aku merasakan rasa sakitnya badai yang waktu itu melanda ku
entah terasa sakit sekali luka kecil ini sangat amat menyakitkan,
aku yang tak pernah tahu dengan masa lalu itu
aku harus menanggungnya,
aku yang tak pernah mengerti dengan masa lalu
aku harus merasakannya
aku yang pernah tau dengan masa lalu itu
aku harus tak bersahabat dengan masa lalu itu
rasanya menyakitkan figur tentang mimpi-mimpi itu mudah sajah terhancurkan dalam sesaat
rasanya menyakitkan harapan tentang mimpi-mimpi ini mudah terhempas,
iya aku limbung dalam gelapnya rasa putus asa ini tanpa sebuah pegangan tangan seorang sahabat
iya aku limbung dalam gelapnya rasa kecewa dalam setiap detik perasaan ini
aku hilang arah dengan tangisan ini...
aku tak tau kepada siapa bercerita
kecuali kepada pencipta kehidupan ku
kepada pencipta sistem tubuh ku
kepada tulisan ku...
hanya aku yang tau rasa gelap yang menyakitkan ini
dan hanya DIA yang mampu membangkitkan perasaan hidup ku ini,
kali ini aku hanya berharap, untuk tidak merasakan masa lalu itu
biar dia bersahabat dengan ku tanpa berbicara, aku hanya akan melakukan yang lebih baik untuk mimpi kecil ku, iya mungkin jawabanya aku tak akan pernah menyerah dengan rasa sakit ini
aku tak akan pernah membiarkan menang menghadapi ku...
semua kenangan, semua kesedihan, semua kerinduan...
menjadi tetes-tetes air mata yang mengalir di wajah ini,
deras membuka sebuah luka kecil, didalam diri ini yang sudah jauh tersimpan dilubuk hati terdalam
luka kecil ini kembali terbuka, membuat satu penyesalan terhadap cita-cita kecil yang ku ingin kan
luka kecil ini kembali terbuka, ketika harapan dan semangat yang ku bangun tersentak oleh satu kata kecil
luka kecil ini sedikit membuat aku merasakan rasa sakitnya badai yang waktu itu melanda ku
entah terasa sakit sekali luka kecil ini sangat amat menyakitkan,
aku yang tak pernah tahu dengan masa lalu itu
aku harus menanggungnya,
aku yang tak pernah mengerti dengan masa lalu
aku harus merasakannya
aku yang pernah tau dengan masa lalu itu
aku harus tak bersahabat dengan masa lalu itu
rasanya menyakitkan figur tentang mimpi-mimpi itu mudah sajah terhancurkan dalam sesaat
rasanya menyakitkan harapan tentang mimpi-mimpi ini mudah terhempas,
iya aku limbung dalam gelapnya rasa putus asa ini tanpa sebuah pegangan tangan seorang sahabat
iya aku limbung dalam gelapnya rasa kecewa dalam setiap detik perasaan ini
aku hilang arah dengan tangisan ini...
aku tak tau kepada siapa bercerita
kecuali kepada pencipta kehidupan ku
kepada pencipta sistem tubuh ku
kepada tulisan ku...
hanya aku yang tau rasa gelap yang menyakitkan ini
dan hanya DIA yang mampu membangkitkan perasaan hidup ku ini,
kali ini aku hanya berharap, untuk tidak merasakan masa lalu itu
biar dia bersahabat dengan ku tanpa berbicara, aku hanya akan melakukan yang lebih baik untuk mimpi kecil ku, iya mungkin jawabanya aku tak akan pernah menyerah dengan rasa sakit ini
aku tak akan pernah membiarkan menang menghadapi ku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar